Kegiatan Vaksinasi Kedua PTK SDN 1 Kalianget

Selasa 03/8), telah dilaksanakan program Vaksinasi Covid-19 tahap KEDUA bagi guru dan pegawai maupun perangkat yang mengabdi di SDN 1 KALIANGET. Program vaksinasi Covid-19 tahap pertama bagi guru dan staf pegawai SDN 1 KALIANGET dilaksanakan pada bulan april WIB

Tujuan utama Program Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur ini sebagai persiapan demi berlangsungnya kegiatan pembelajaran tatap muka maupun kegiatan lainnya yang bergantung pada pertemuan tatap muka antar guru maupun pegawai dalam ruang lingkup SDN 1 KALIANGET. Hal ini mengacu pada keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim yang menargetkan agar semua sekolah sudah dapat melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka tahun pelajaran 2021/ 2022.

“Awalnya sempat direncanakan untuk dilaksanakan di Puskesmas Banyuglugur, namun karena alasan tertentu dialihkan ke Kantor Desa Kalianget karena jarak sekolah ke kantor desa berdampingan,” ungkap PRIYANTO, M.Pd Kepala Sekolah SDN 1 KALIANGET.

Setelah sampai di kantor desa kalianget, guru-guru serta pegawai dan perangkat SDN 1 KALIANGET melaksanakan kegiatan screening terlebih dahulu. Fase screening pertama, meliputi pertanyaan dalam bentuk Kuesioner terkait riwayat kesehatan penerima vaksin. Setelah melewati fase pertama, penerima vaksin berikutnya akan diarahkan untuk melakukan pengecekan tekanan darah (tensi) dan jika kedua fase tersebut sudah dapat dilewati, akan disusun hasil screening sebagai indikasi kelayakan penerima untuk menerima vaksin. Dan jika layak, maka setelah itulah vaksin dapat disuntikkan.

Dapat diketahui pula bahwa jenis vaksin yang disuntikkan kepada guru-guru dan staf SDN 1 KALIANGET berjenis CoronaVac atau kerap disebut dengan vaksin Sinovac.

Saat diwawancarai mengenai bagaimana harapannya terkait perkembangan vaksinasi di lingkup pembelajaran SDN 1 KALIANGET, Bpk PRIYANTO M.Pd. selaku Kepala Sekolah SDN 1 KALIANGET menambahkan:

“Harapan bapak semoga setelah divaksin semua warga Kalianget tidak ada dampak yang negatif, semoga semua berjalan sesuai dengan rencana sehingga guru (dan) pegawai dapat melaksanakan tugasnya masing-masing, dan terakhir bapak berharap dalam waktu dekat termasuk semua siswa bisa divaksinasi.”